Mengukur Volatilitas Investasi Dengan Simpangan Baku

Dalam web rumus.co.id dijelaskan bahwa sanya simpangan baku atau standart dapat digunakan untuk menghitung besarnya ukuran pengembalian nilai investasi. Sehingga anda dapat menggunakan standar deviasi untuk pengambilan keputusan keuangan anda.

rumus.co.id

Bagaimana Cara Memperhitungkan volatilitas Saham dengan Simpangan Baku

Coba kita berasumsi apabila ada perusahaan A yang sudah mengembalikan rata-rata modal 10% pertahun selama 10 tahun. Seberapa besar resiko menanamkan saham kita apabila membandigkannya dengan saham perusahaan lain yang sama-sama meberikan pengembalian modal 10% selama 10 tahun, sebut saja sebagai perusahaan B ? untuk menjawab pertanyaan tersebut, pertama kita harus memiliki data pengembalian tahun demi tahun yang digunakan untuk menyusun nilai rata-rata itu.

Apabila anda telah mendapatkan data pengembalian tiap tahunnya secara rutin. Maka sekarang bandingkanlah dengan pengembalian saham perusahaan A dengan pengembalian modal dari saham perusahaan B.

Apabila kamu memiliki data rekam jejak pengembalian modal yang lengkap dari kedua perusahaan selama 10 tahun. Maka kina kamu dapat mulai merencanakan pembelian saham yang akan kamu lakukan.

Meskipun perusahaan A dan B selama 10 tahun memberikan penembalian modal yang sama, yaitu 10%. Namun dengan rekam jejak yang kamu dapatkan, kamu bisa membuat hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan.

Misalkan kamu mendapatkan data perusahaan A yang memberikan 10% pengembalian modal selama 10 tahun. Namun tiap tahunnya terjadi fluktuasi dalam pengembalian modal. Terkadang pengembalian modal sangat tinggi, terkadang tepat memberikan 10% pengembalian modal atau bahkan terkadang merugi. Yang selama 10 tahun jika di kalkulasi memiliki total pengembalian modal 10%. Maka simpangan baku pasti cukup besar untuk dibandingkan dengan rata-rata 10%.

Dan misalkan perusahaan B ternyata memiliki rekam jejak pengembalian modal yang lebih stabil. Setiap tahun dengan konstan memberikan pengembalian modal pada kisaran 10%. Sehingga memberikan gambaran kepada kita bahwa perusahaan B lebih stabil dibandingkan dengan perusahaan A.

Meskipun cara membandingkan resiko investasi dengan cara simpangan baku bukanlah satu-satunya cara. Namun menggunakan cara ini merupakan cara termudah untuk memberikan gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *