Mengenal Kas dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Jika anda ingin belajar mengenai akuntansi maka anda akan mempelajari berbagai hal yang berada di dalam ruang lingkup akuntansi salah satunya adalah kas. Selama ini pasti anda sudah sering mendengar istilah kas. Tetapi secara lebih detailnya anda mungkin belum tahu apa itu akuntansi begitu juga faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kas merupakan salah satu komponen aktiva paling aktif serta berpengaruh pada timbulnya transaksi. Sebab dalam setiap transaksi yang terjadi akan membutuhkan dasar pengukuran menggunakan kas. Meskipun perkiraan kas tidak terlihat dalam transaksi tersebut.

Pahlevi dan Akutansi

Menurut blog pahlevi dan akuntansi dijelaskan bahwa kas adalah harta paling lancar namun tidak dibatasi pada uang tunai saja melainkan juga berupa cek, kas bank, wesel serta surat berharga lainnya yang bisa dipakai untuk alat pembayaran. Selain memahami pengertian kas, anda juga perlu tahu bahwa terdapat faktor-faktor yang berpengaruh pada ketersediaan kas yaitu jumlah penerimaan dan pengeluasan kas. Untuk lebih jelasnya berikut akan dijelaskan faktor-faktor yang berpengaruh pada ketersediaan kas.

  1. Bertambah atau Berkurangnya Aktiva Lancar Selain Kas
    Bertambahnya aktiva lancar bisa terjadi ketika pembelian barang yang membutuhkan dana. Sedangkan berkurangnya aktiva lancar selain kas artinya akan menambah kas. Misalnya terjadi ketika penjualan dari hasil tersebut akan menjadi sumber kas untuk perusahaan.
  2. Bertambah atau Berkurangnya Aktiva Tetap
    Bertambanhya aktiva tetap disebabkan pembelian aktiva tetap dan pemakaian kas sehingga nilai kas akan berkurang. Sedangkan berkurangnya aktiva tetap adalah sebagian aktiva tetap dijual serta hasil dari penjualan tersebut bisa menambah kas perusahaan.
  3. Bertambah dan Berkurangnya Tiap Jenis Hutang
    Bertambahnya nilai hutang baik hutang lancar maupun hutang jangka panjang bisa menambah kas perusahaan. Sedangkan berkurangnya hutang baik itu hutang lancar maupun jangka panjang bisa terjadi ketika perusahaan melunasi atau mencicil hutang tersebut memakai kas sehingga jumla kas berkurang.
  4. Modal yang bertambah
    Dengan semakin bertambahnya modal maka nilai kas juga bertambah karena emisi saham baru serta penjualan saham baru. Bila modal berkurang dengan memakai kas bisa terjadi karena pemilik perusahaan mengambil lagi modal yang tertanam sehingga kas akan berkurang.
  5. Keuntungan dan Kerugian Perusahaan
    Jika perusahaan mendapat keuntungan dari operasional maka kas perusahaan akan bertambah. Tapi jika perusahaan rugi dalam periode tertentu maka bisa mengurangi jumlah kas karena dipakai untuk menutup kerugian.

Demikianlah penjelasan mengenai kas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Bila anda ingin lebih tahu dan jelas seputar akuntansi maka silakan saja kunjungi link berikut pahlevi dan akuntansi. Sebab blog tersebut menyediakan informasi terlengkap dan terkini seputar akuntansi yang bisa menambah wawasan anda.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *