Jenis-jenis Psikosomatis Perlu Kalian Ketahui

Psikosomatis menurut The Center for Treatment of Anxiety and Mood Disorders diartikan sebagai penyakit yang dirasakan di fisik, tetapi penyebab utamanya bukan dari fisik melainkan dari kondisi mental, seperti stress, depresi, dan cemas. Beberapa penyakit fisik pun bisa diperparah keadannya melalui kondisi mental yang tidak sehat. Dan, kondisi mental tersebut di titik tertentu bisa menyebabkan munculnya gangguan di fisik manusia.

erlinahappyplay.com

Kondisi psikosomatis yang acap ditemukan, seperti eksim di kulit, maag, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga psoriasis. Bahkan, psikosomatis bisa memengaruhi sistem pencernaan, pernapasan, hingga sistem kardiovaskular.

Sebelum mengulas therapy psikomatis, ada baiknya mengetahui penyebab psikosomatis. Sudah banyak penelitian yang mencatat jika ada peningkatan aktivitas implus di saraf otak ke beberapa bagian tubuh ketika Anda cemas, stress, ataupun depresi yang merupakan faktor yang memiliki kontribusi menimbulkan gejala fisik. Sejumlah faktor lain yang memungkinkan memiliki peran dalam gangguan psikosomatis, adalah genetik atau lingkungan, ciri kepribadian, faktor biologis, perilaku yang dipelajari, dan lain sebagainya.

Tipe-tipe psikosomatis pada umumnya terbagi atas tujuh jenis, yang terdiri atas:

  1. Gangguan somatoform yang tak dibedakan (undifferentiated somatoform disorder). Gangguan ini bisa menjangkiti seseorang dalam kurun waktu enam bulan.
  2. Gangguan somatisasi (Somatization disorder) yang menyebabkan gejala fisik, gangguan pencernaan, nyeri, dan gangguan saraf.
  3. Gangguan somatoform tidak spesifik (unspecified somatoform disorder) yang memungkinkan muncul dua buah dengan gejala beragam, tapi paling sering adalah nyeri.
  4. Gangguan cemas tentang penyakit (hipokondriasis) lebih pada orang yang menganggap penyakit kecil diindikasikan sebagai penyakit besar.
  5. Gangguan koversi (conversion disorder) adalah respon dari trauma emosional ataupun fisik. Gejala yang muncul dari gangguan ini hilang kesadaran, tidak bisa mengeluarkan suara, kelopak mata turun. Serangan nyeri mendadak, gangguan penglihatan.
  6. Gangguan nyeri (pain disorders) membuat seseorang bermasalah dengan kesehatan yang menetap beberapa hari sampai beberapa tahun. Gangguan ini disebabkan oleh stress yang berlarut-larut.
  7. Gangguan disomorfik tubuh (body dysmorphic disorder) yang membuat orang-orang menganggap jika tubuh mereka rusak. Mereka akan memikirkan kekurangan dan kerap memilih operasi kosmetik supaya meningkatkan penampilan.

Itulah berbagai penyebab psikomatis beserta jenis-jenisnya. Untuk sementara kami membagikan ulasan ini. Semoga di lain kesempatan akan muncul ulasan terbaru dari kami.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *