6 Cara Hemat Dengan Belanja Pintar

Posted on

Dalam kehidupan sehari-hari, membeli kebutuhan bisa dibilang menjadi salah satu perihal yang paling penting dipenuhi. Apalagi jika sudah berkeluarga, tentu saja Anda dituntut untuk bisa hidup hemat dengan “belanja pintar”. Apa itu membeli pintar? Hal itu dapat disimpulkan bahwa berbelanja barang kebutuhan dengan langkah paling efektif agar mendapat apa yang di idamkan tanpa mengeluarkan banyak uang, atau dengan kata lain tips belanja hemat.

southgate.id

Hal ini benar-benar penting dilakukan, karena pintar membeli nantinya akan membantu kamu mengimbuhkan lebih banyak ruang duwit untuk digunakan pada sektor lain yang sifatnya mendesak. Berkaitan dengan bahasan ini, apa saja sih yang mesti dikerjakan agar bisa membeli dengan pintar? Ada beberapa hal yang mesti dilakukan, yaitu :

  1. Buat Daftar Belanja

Ini adalah hal pertama yang mesti Anda jalankan sebelum akan berbelanja. Sebelum pergi ke swalayan atau pasar, buatlah daftar barang yang bakal dibeli. Tujuannya jelas, dengan membuat daftar tersebut, Anda bakal terhindar dari membeli barang yang tidak mesti dan malah lupa tidak membeli barang yang dibutuhkan.

Usahakan daftar tersebut di awali dari barang yang paling penting dulu, baru berlanjut pada barang yang sifatnya remeh atau bisa dinanti-nantikan. Tujuannya mirip seperti yang sudah disebutkan di atas, agar terhindar dari membeli barang yang tidak perlu.

  1. Bawa Budget Pas Sesuai Kebutuhan

Ketika sudah jadi berbelanja, jangan bawa duwit banyak di dalam dompet. Bawalah duwit secukupnya yang cocok dengan daftar beli yang sudah dibuat. Bagaimana jika harga naik? Silahkan saja mempunyai duwit lebih untuk berjaga-jaga, namun jumlahnya jangan lebih dari 10% dibandingkan nilai perkiraan total belanja.

Tujuan dari hal ini adalah agar Anda bisa fokus untuk memenuhi kebutuhan utama yang sudah dibuat dalam daftar membeli lebih dulu. Nanti jika ada sisanya, tidak masalah jika ingin memakainya lagi atau tidak. Selain itu, mempunyai banyak duwit termasuk bisa memancing tindak kejahatan.

  1. Hindari Pembayaran Dengan Kartu Kredit Atau Debit

Terkait dengan no 2, kami memberi saran Anda untuk membayar menggunakan duwit tunai. Kenapa begitu? Karena misalnya membayar dengan menggunakan kartu kredit dan kartu debit, justru bakal terlalu mungkin Anda merogoh kocek lagi untuk meningkatkan konsep pengeluaran yang sudah ada.

Bila alasan keamanan yang menjadi pertimbangan, Anda boleh mempunyai kartu ATM dengan saldo yang terbatas. Namun, kartu ATM ini sifatnya khusus, cuma untuk berbelanja.

  1. Disiplin Dengan Daftar Belanja yang Sudah Dibuat

Kami mengulangi lagi, target dari membuat daftar membeli adalah agar terhindar dari membeli barang yang tidak perlu. Karena itu, agak aneh jika Anda masih gagal membeli hemat jika sudah membuat daftar belanja. Dalam hal ini, benar-benar dibutuhkan kedisiplinan dari orang yang berbelanja agar target yang sudah dibuat dalam daftar membeli bisa lebih dirasakan.

Kalaupun mau membeli barang yang ada di luar rencana, jalankan jika semua barang utama sudah terbeli. jika barang utama sudah terbeli, barulah Anda bisa berpikir untuk membeli barang lain. Ingat, tidak ada keberhasilan yang singgah tanpa kedisiplinan.

  1. Langsung Pulang Setelah Belanja

Nah, jika sudah jika sudah selesai membeli barang anggaran yang sudah direncanakan. Jangan jalan-jalan atau cuci mata di sekitar tempat itu, melainkan segera pulang. Karena berkeliling justru bakal mengakibatkan Anda menjadi tertarik dengan barang-barang lain yang harusnya tidak dibeli.

  1. Catat Pengeluaran Belanja Ada

Usahakan untuk meminta resi atau bon membeli kepada toko atau swalayan tempat Anda berbelanja. Kalaupun pedagangnya tidak sedia kan itu, coba catat sendiri. Lakukan tetap hal ini kala Anda selesai berbelanja. Mengapa mencatat pengeluaran mesti dilakukan? Tujuannya agar Anda bisa jalankan lihat harga dan punyai gambaran pengeluaran jika ingin membeli lagi di lain hari.

Selain itu, rajin-rajinlah untuk mengecek harga barang di tempat lainnya. Siapa tahu Anda bisa mendapat barang di tempat lain dengan harga yang lebih murah namun memiliki kualitas baik. Jangan membeli barang yang menurut kamu miliki nilai mahal, atau benar-benar murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *